Cerita Praktik Baik

Lokasi 
Jalan Kebon Melati No. 002 Desa Babakan Kec. Ciwaringin Kab. Cirebon Provinsi Jawa Barat

Lingkup Pendidikan 

Instansi pendidikan

: MTs. Negeri 2 Cirebon

Kelas / Fase                 

: VIII C / D

Jumlah peserta didik

: 32 siswi

Tahun Ajaran                

: 2023 - 2024


Tujuan yang ingin Dicapai 
Setelah  melaksanakan  pembelajaran  model  project based  learning pada materi menulis poster, peserta didik mampu menulis poster dengan tema mencintai lingkungan sekolah secara kreatif.

Penulis 
Toto Mustomi, S.Pd.

Tanggal 
Senin, 30 Oktober 2023

Latar belakang masalah dari praktik 
Latar belakang masalah dari praktik ini adalah kurangnya motivasi guru pada peserta didik untuk menulis poster secara kreatif. Selain itu metode dan model pembelajaran yang digunkan oleh guru dalam pembelajaran masih konvensional, belum menekankan pada keaktifan peserta didik.
Pembelajaran abad 21 seharusnya menggunakan pendekatan yang berpusat pada peserta didik. Sementara itu selama ini pembelajaran masih berpusat pada guru. Masih banyak guru belum menerapkan model pembelajaran yang inovatif.  Selain itu metode yang digunkan guru juga belum berorientasi pada keaktifan siswa. Hal ini menyebabkan peserta tidak fokus (melamun/mengantuk) saat pelajaran berlangsung.
Dampak dari latar belakang tersebut adalah rendahnya kreatifitas dan nilai dari peserta didik. Berdasarkan hasil praktik PPL pada pembelajaran menyusn poster mencintai lingkungan sekolah secara kreatif model project based learning mampu meningkatkan kreatifitas siswa. Pembelajaran berlangsung sangat menyenangkan dan efektif. Model pembelajaran dan media power point yang digunakan membuat peserta didik lebih antusias, aktif, dan senang dalam belajar. Pemahaman dan produk hasil belajar berupa poster yang dibuat oleh peserta didik juga meningkat.

Praktik ini penting untuk dibagikan karena:
1) Model dan media pembelajaran yang bervariasi serta terdapat muatan TPACK dalam praktik ini bisa meningkatkan motivasi dan ketertarikan peserta didik dalam pembelajaran. Di samping itu, pembelajaran akan menjadi lebih menarik;
2) Pemilihan materi yang tepat dalam pembelajaran membuat peserta didik lebih paham dengan materi yang diajarkan;
3) Teknologi pembelajaran (TPACK) yang dipakai guru dalam pembelajaran dapat membuat peserta didik lebih tertarik untuk belajar;
4) Praktik pembelajaran dengan model project based learning bisa memotivasi guru lain dalam hal mendesain pembelajaran yang aktif, kreatif, dan inovatif ;
5) Praktik pembelajaran ini bisa menjadi referensi dan inspirasi guru-guru lain terkait permasalahan yang dihadapi dalam pembelajaran ini.
6) Produck poster dari praktik pembelajaran ini bisa menjadi referensi peserta didik lain untuk pembelajaran yang sama 

Peran dan tanggung jawab saya dalam praktik ini yaitu:
1) Menyusun modul ajar materi menulis poster dengan menggunakan metode pengamatan, diskusi, penugasan dan  tanya jawab model project based learning, dan TPACK power point yang sesuai dengan karakteristik materi;
2) Mendiskusikan modul ajar dengan dosen, guru pamong, dan rekan guru sejawat agar mendapatkan masukan dan saran mengenai modul ajar yang akan digunkan;
3) Merevisi modul ajar agar sesuai dengan tujuan;
4) Melaksanakan praktik pembelajaran;
5) Merefleksikan hasil praktik pembelajaran;
6) Melakukan tindak lanjut sesuai dengan hasil yang sudah direfleksi.

Tantangan, Dukungan dan Pihak Terlibat 
Berdasarkan analisis hasil kajian lietartur dan wawancara, penyebab dari rendahnya kreatifitas siswa pada mata pelajaran Bahasa Indonesia materi menulis poster kelas VIII C MTs. Negeri 2 Cirebon  yaitu :
1) Kurangnya motivasi belajar pada peserta didik.
2) Kemampuan literasi peserta didik masih kurang.
3) Pembelajaran masih berpusat pada guru.
4) Metode dan model pembelajaran yang diterapkan kurang inovatif.
5) Kurangnya pemanfaatan teknologi dalam pembelajaran.

Dari penyebab di atas tantangan yang dihadapi oleh guru adalah:
1) Guru harus bisa meningkatkan motivasi belajar peserta didik melalui proses pembelajaran yang menyenangkan;
2) Melakukan pembiasaan literasi dalam setiap kegiatan pembelajaran. Baik di kelas maupuan di luar kelas;
3) Pemilihan metode pembelajaran yang variatif sehingga peserta didik tertarik dan antusias dalam kegiatan pembelajaran;
4) Pemilihan model pembelajaran yang tepat dan sesuai dengan karakteristik materi pelajaran dan karakteristik peserta didik;
5) Pemilihan media pembelajaran yang tepat dan menarik bagi peserta didik;

Selain adanya tantangan yang dihadapi, tentunya kegiatan ini juga mendapat dukungan dari berbagai pihak. Bantuan tersebut antara lain :
1) Bimbingan dari Dosen Pembimbing Ibu Rd. Hj. Sugiarti, M.Si., dan guru Pamong Ibu Fany Chusnia, S.Pd. 
2) Dukungan penuh dari Kepala Madrasah selaku pimpinan yang memberikan izin, fasilitas, hingga berbagai strategi mengenai kegiatan pembelajaran yang saya laksanakan.
3) Dukungan dari rekan sejawat berupa masukan-masukan yang membangun, strategi pembelajaran yang bermanfaat hingga bantuan untuk kegiatan praktik.
4) Sarana dan prasarana yang sangat membantu kelancaran kegiatan pembelajaran.
5) Dukungan penuh dari peserta didik yang sangat antusias dalam proses pembelajaran.
Berdasarkan tantangan tersebut bisa disimpulkan bahwa penyelesaian masalah untuk mengatasi tantangan yang dihadapi tidak hanya melibatkan guru dan peserta didik namun juga melibatkan beberapa pihak.  Berikut pihak vyang terlibat dalam pembelajaran:
1) Kepala Madrasah  sebagai pemberi kebijakan
2) Wakil kepala Madrasah  bidang kurikulum dan sarpras sebagai pemberi izin.
3) Guru sebagai perancang modul ajar dan pelaksana pembelajaran;
4) Peserta didik kelas VIII C sebagai pelaksana pembelajaran;
5) Rekan sejawat sebagai pemberi saran mengenai modul ajar  yang dikerjakan

Aksi 

Berdasarkan tantangan yang dihadapi guru, langkah-langkah yang dilakukan yaitu:

1. Pemilihan model pembelajaran inovatif

Strategi yang dilakukan guru dalam pemilihan model pembelajaran inovatif dengan memahami karakteristik peserta didik dan karakteristik materi pelajaran. Adapun model pembelajaran inovatif yang dipilih yaitu model Project Based Learning dengan sintak pembelajaran seebagai berikut :

1) Menentukan pertanyaan utama atau tema proyek 

• Peserta didik mengamati beberapa gambar poster yang ditampilkan melaui LCD Proyektor 

• Peserta didik menjawab pertanyaan yang diajukan guru terkait poster yang ditampilkan, misalnya:

  Manakah poster yang menurut kalian paling menarik ?

  Apa hal menarik dari poster tersebut ?

  Apakah isi dari masing-masing poster tersebut ?

  Bisakah kalian membuat poster semacam itu ?

2) Mendesain perencanaan proyek

  Peserta didik dikelempokkan secara heterogen kemudian dibagi LKPD

  Peserta didik menyimak petunjuk dan arahan dalam membuat proyek menyusun poster dengan tema menjaga lingkungan sekolah, yang meliputi:

  Waktu pembuatan proyek ± 40 menit

  Waktu presentasi± 30 menit

  Tema proyek menajaga lingkungan sekolah

  Peserta didik melakukan kegiatan mandiri sesuai denga petunjuk dan arahan yang disampaikan guru

  Peserta didik mempersiapkan bahan, alat, media, sumber yang dibutuhkan dalam membuat proyek

  Peserta didik mendesain layout dan menyusun kata-kata atau pesan dalam poster sesuai petunjuk dalam LKPD

3) Membuat jadwal penyelesaian proyek

  Peserta didik menyusun jadwal pembuatan  proyek poster dari perencanaan sampai pelaporan proyek poster sesuai batas waktu yang ditentukan

  Jadwal yang dibuat harus memuat aktivitas, batas waktu dan daftar cek dalam menyelesaikan proyek poster menjaga lingkungan sekolah

No

Aktifitas

Batas Waktu

Ceklis

1

Mendesai layout poster

 

 

2

Meyusun kata-kata dalam poster

 

 

3

Merancang sketsa gambar poster

 

 

5

Memadukan kata-kata dengan gambar dan warna yang sesuai

 

 

6

Konsultasi dan revisi

 

 

4) Monitoring dan evaluasi peserta didik dan perkembangan proyek yang dijalankan
PPPeserta didik  diapantau oleh guru dalam menyelesaikan proyek serta dibimbing jika mengalami kesulitan

  Peserta didik setalah waktu yang ditentukan segera melaporkan perkembangan proyek yang mereka buat kepada guru 

5) Mempresentasikan dan menguji hasil penyelesaian proyek

Peserta didik dipantau oleh guru mengenai penyelesaian hasil proyek poster menjaga ingkungan sekolah. 

Peserta didik dibimbing oleh guru dalam menghadapi kesulitan agar hasil proyek diselesaikan tepat waktu dan siap dipresentasikan 

Peserta didik membagi tugas dan mempersipakan hal yang diperlukan dalam presentasi

6) Mengevaluasi dan merefleksi proses dan hasil proyek

Peserta didik berdasarkan pembagian tugas dalam kelompoknya mempresentasikan hasil karyanya di depan kelas, sedangkan kelompok lain menanggapi dan memberikan penilaian kepada setiap kelompok yang tampil.

Peserta didik dibantu oleh guru melakukan evaluasi dengan cara bertanya jawab terkait kendala yang dihadapi saat menyusn poster menjaga lingkungan sekolah

Peserta didik mendapatkan apresiasi dari guru terhadap produk yang telah dibuat.


2. Pemilihan media pembelajaran inovatif

a) Media pembelajaran inovatif bermuatan TPACK berupa penggunaan power point dan gambar yang di dalamnya terdapat pertanyaan pemantik, materi pembelajaran hingga LKPD.

b) Proses pembuatan media pembelajaran power point ini dibuat dengan bantuan AI dan disesuaikan dengan kebutuhan guru.

c) Sumber daya yang diperlukan untuk membuat media pembelajaran inovatif ini yaitu: Buku Guru dan Siswa Bahasa Indonesia MTs. kelas VIII, jaringan internet, laptop, dan gawai.

3. Pemilihan metode pembelajaran yang variatif

a) Pemilihan metode pembelajaran yang dilakukan yaitu menggunakan beberapa kombinasi metode pembelajaran yang variatif seperti metode diskusi, pengamatan, penugasan dan tanya jawab

b) Proses penggunaan metode ini dilakukan berdasarkan karakteristik peserta didik dan materi pembelajaran.

c) Sumber daya yang diperlukan untuk penggunaan metode pembelajaran variatif ini adalah melibatkan siswa secara langsung, buku guru dan buku siswa Bahasa Indonesia MTs Kelas VIII, serta ruangan kelas.

4. Meningkatkan motivasi belajar siswa

a) Strategi yang dilakukan guru untuk meningkatkan motivasi belajar peserta didik dalam proses pembelajaran yaitu merancang pembelajaran yang berpusat pada peserta didik dan melaksanakan pembelajaran yang menyenangkan.

b) Proses yang dilakukan guru yaitu dimulai dengan pengembangan rencana aksi berupa modul ajar berisikan kegiatan-kegiatan pembelajaran yang berpusat pada peserta didik, kemudian direalisasikan menjadi pembelajaran yang aktif dan menyenangkan.

c) Sumber daya yang diperlukan adalah modul ajar, LKPD, serta kompetensi dan kreativitas guru.

Refleksi dan Dampak 

Dampak dari aksi dan langkah-langkah yang dilakukan sangat efektif dan dapat dilihat sebagai berikut.

1) Penggunaan model pembelajaran inovatif Project Based Laerning dalam kegiatan pembelajaran menulis poster ini sangat efektif. Hal ini dibuktikan dengan karya peserta didik yang kreatif dan dalam segi proses pembelajaran peserta didik menjadi lebih aktif, kritis, dan percaya diri.

2) Pemilihan metode yang variatif (pengamatan, penugasan,tanya jawab, diskusi) sangat efektif untuk meningkatkan keaktifan peserta didik. Hal ini dibuktikan dengan antusias pesertadidik dalam tanya jawab dalam proses pembelajaran dan saling memberikan tanggapan kepada peserta didik lain saat presentasi.

3) Penggunaan media pembelajaran inovatif bermuatan TPACK berupa penggunaan power point yang di dalamnya terdapat pertanyaan pematik, materi pembelajaran, lembar kerja sangat membantu pemahaman peserta didik serta lebih mampu mengkonkretkan pemahaman peserta didik.

4) Desain kegiatan yang berpusat pada peserta didik ini efektif untuk meningkatkan keaktifan peserta didik saat proses kegiatan pembelajaran berlangsung. Hal ini membuat peserta didik lebih termotivasi untuk belajar.

Respon peserta didik terhadap kegiatan pembelajaran ini sangat puas dan menyenangkan. Hal ini bisa dilihat dari kegiatan refleksi setelah pembelajaran. Peserta didik memberikan refleksi bahwa pembelajaran menulis poster berlangsung sangat menyenangkan. Peserta didik juga tertarik dengan penggunaan media pembelajaran power point yang digunakan. Selain dari peserta didik respon dari rekan guru dan kepala sekolah juga sangat baik dan sangat mengapresiasi kegiatan ini dengan harapan akan terus berkelanjutan tidak hanya sebagai tugas dari kegiatan PPL melainkan pada setiap pembelajaran dan memberikan dampak positif ke rekan-rekan yang lain demi kemajuan kegiatan pembelajaran di madrasah.

Faktor keberhasilan pembelajaran ini sangat berpengaruh dan dapat ditentukan oleh guru itu sendiri mengenai penguasaan materi, cara penggunaan metode dan model pembelajaran, penggunaan media pembelajaran, dan penerapan langkah-langkah pada perangkat yang dibuat.

Pembelajaran yang bisa diambil dari proses dan kegiatan yang sudah guru lakukan adalah guru lebih kreatif dan inovatif dalam memilih model, metode, dan media pembelajaran untuk membuat proses belajar mengajar sesuai dengan yang diharapkan.

Komentar